Tampilkan postingan dengan label healthy tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label healthy tips. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Juli 2010

Warna Urine Bisa Jadi Indikator Kesehatan

Jakarta, Urine bukanlah sekedar produk limbah dari tubuh. Berbagai tes kesehatan dilakukan dengan memanfaatkan urine. Bahkan warna urine dapat dijadikan indikator kesehatan. Bagaimana caranya?

Urine merupakan produk limbah dari tubuh yang tidak mengandung racun. Urine mengandung 95 persen air, 2,5 persen urea dan sisanya 2,5 persen merupakan peleburan hormon, enzim, garam dan mineral.

Urine normal biasanya akan berwarna kuning bercahaya, karena merupakan hasil ekskresi (pengeluaran) pigmen yang ditemukan dalam darah yang disebut urochrome. Tapi urine bisa berubah warna, sesuai dengan makanan atau penyakit yang diderita seseorang.

Seperti dilansir dari SheKnows, Kamis (1/7/2010), berikut beberapa warna urine dan indikasinya:

Warna jernih atau tidak berwarna
  1. Terlalu banyak minum cairan. Hati-hati, jangan terlalu banyak minum karena juga bisa membahayakan tubuh. Minum air disesuaikan dengan berat badan (berat badan 60 kg berarti minum 2 liter air per hari).
  2. Gangguan hati, seperti hepatitis virus akut atau sirosis. Tapi ini biasanya ditandai dengan gejala lain, yaitu menguning, kulit kuning, mual, muntah, demam dan kelelahan.

Warna kuning cerah atau neon
Suplemen vitamin yang diminum terlalu berlebihan atau tidak diserap oleh tubuh.

Warna kuning gelap atau emas
Dehidrasi. Perbanyak minum, tapi sesuaikan dengan berat badan Anda, jangan sampai justru minum berlebihan.

Warna merah muda atau merah
  1. Terdapat darah di urin dari ginjal atau infeksi kandung kemih. Jika Anda mengalami sakit di punggung atau perut bagian bawah, urgensi kemih, dan merasa seperti demam, maka segera konsultasi ke dokter.
  2. Makan makanan berwarna merah atau merah muda terlalu banyak, seperti bit, berry atau pewarna makanan.
  3. Efek samping dari beberapa obat pencahar.

Warna oranye atau jingga
  1. Efek samping obat
  2. Makan terlalu banyak jeruk atau makanan merah, seperti bit dan biji-bijian atau makanan dengan pewarna buatan.
  3. Dehidrasi

Warna biru atau hijau
  1. Efek samping obat tertentu
  2. Makan makanan hijau terlalu banyak, seperti asparagus atau makanan dengan pewarna buatan biru atau hijau.

Warna coklap gelap atau seperti teh
  1. Gangguan hati, terutama jika disertai dengan tinja berwarna pucat dan kulit kuning
  2. Efek samping obat tertentu

Warna berawan atau keruh
  1. Infeksi saluran kemih. Jika Anda mengalami sakit di punggung atau perut bagian bawah, urgensi kemih, dan merasa seperti demam, maka segera konsultasi ke dokter.
  2. Batu ginjal, biasanya disertai dengan rasa sakit yang lain, segera konsultasikan ke dokter.
  3. Terlalu banyak makan asparagus.

Jus Bit Menurunkan Tekanan Darah


img
(Foto: mediconews)
London, Sebesar 25 persen populasi dewasa di dunia memiliki hipertensi atau tekanan darah tinggi dan diperkirakan angkanya menjadi 30 persen di 2025. Karenanya diharapkan ada pengobatan alami untuk mengatasi masalah ini.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kandungan nitrat yang terdapat dalam buah bit yang di-jus bisa membantu menurunkan tekanan darah.

Studi yang dilaporkan dalam US journal Hypertension menemukan bahwa tekanan darah bisa berkurang dalam waktu 24 jam pada orang yang minum jus buah bit atau mengonsumsi tablet nitrat.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada harapan untuk menggunakan cara yang lebih alami dalam menurunkan tekanan darah.

"Kami menunjukkan bahwa buah bit dan kapsul nitrat sama-sama efektif dalam menurunkan tekanan darah. Hasilnya kandungan nitrat di dalam jus bit inilah yang menjadi dasar potensi untuk menurunkan tekanan darah," ujar Profesor Amrita Ahluwalia, ahli farmaologi pembuluh darah di Barts and the London School of Medicine and Dentistry, seperti dikutip dari BBCNews, Kamis (1/7/2010).

Mekanisme kerja yang terjadi adalah kadar nitrat anorganik di dalam buah bit akan diubah menjadi gas oksida nitrat saat dimakan. Gas ini akan membuat pembuluh darah terbuka dan rileks, sehingga tekanan darah seseorang menjadi turun. Namun efek ini lebih jelas terlihat pada laki-laki dibandingkan dengan perempuan.

Mengonsumsi buah dan sayur memang baik untuk kesehatan jantung. Sayuran seperti selada serta buah bit adalah yang terbaik untuk mengurangi risiko stroke dan serangan jantung. Hal ini dikarenakan kandungan anorganik yang tinggi, yaitu nitrat yang berasal dari dalam tanah.

"Harapan yang ada adalah melakukan pendekatan melalui nitrat dalam makanan, yaitu menyarankan orang untuk mengonsumsi sayuran yang mengandung kadar nitrat tinggi," ungkap Prof Ahluwalia.

Meskipun yang digunakan dalam penelitian ini adalah buah bit, tapi hal terpenting disini adalah kandungan nitratnya. Karenanya saat ini diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui sayuran apa lagi yang bisa memberikan efek sama.

Rahasia Sehat Bondan 'Maknyus'

img
Bondan Winarno (dok.detikhealth)
Jakarta, 'Pokoe maknyus', siapa yang tak kenal dengan pemilik ungkapan itu. Di usianya yang sudah 60 tahun, Bondan Winarno sering terlihat melahap makan-makanan enak di acara kuliner.

Padahal orang seusianya biasanya sudah mikir-mikir untuk menyantap makanan berlemak karena takut mempengaruhi kesehatan. Tapi Bondan tak begitu, dia bisa menyantap aneka makanan tanpa khawatir akan sakit atau gemuk. Apa rahasianya?

'Know what you eat, ketahuilah apa yang kamu makan," ujar Bondan ketika berbincang dengan detikHealth di acara Makan Siang Bareng Bondan di Padang Express, Jalan Gajah Mada, Jakarta, Kamis (1/7/2010).

Penulis buku kuliner 'Jalan Sutra' ini memberikan gambaran sederhana tentang filosofinya itu. Mengetahui makanan yang dimakan menurutnya tahu berapa kalori dari makanan tersebut.

"Kalau hari ini saya makan telur saya tahu kolesterolnya 215 mg padahal kebutuhan kolesterol tubuh hanya 200 mg, maka saya tidak harus makan telur tiap hari. Kalau saya hari ini sudah makan jeroan maka saya baru akan berani makan jeroan lagi sebulan kemudian," kata Bondan yang sangat menjaga tubuhnya agar tidak ditonjoli lemak-lemak.

Tapi bagaiamana kalau setiap hari ada acara-acara yang mengharuskannya makan enak?

"Kalau lagi ada acara kuliner atau makan bareng, ya saya tetap makan seperti biasa. Tapi di rumah saya akan mengimbanginya dengan makanan rebusan dan tanpa gula serta olahraga setiap hari 2 jam," kata Bondan.

Bondan juga mengatakan ketika di rumah dirinya hanya makan masakan yang direbus, tidak ada makanan yang digoreng, tidak pakai gula dan tidak makan nasi. "Sampai-sampai pembantu saya bilang, Bapak kalau di rumah makannya seperti orang prihatin," kata pria kelahiran Surabaya 29 April 1950 ini.

Tidak makan nasi adalah resolusi Bondan di tahun 2010. "Ini adalah janji saya karena saya prihatin melihat orang-orang di banyak tempat tidak bisa makan nasi, padahal Indonesia banyak nasi," ujarnya.

Bondan kemudian mengganti nasi dengan kalori yang berasal dari singkong dan ubi. Sedangkan olahraga yang dilakukan tiap hari adalah mengayuh sepeda statik 1 jam di pagi hari dan berenang selama 1 jam di sore hari.

Diakui Bondan, dengan menerapkan pola makan dan olahraga seperti itu, dirinya tidak pernah sakit yang terkait dengan makanan.

"Hanya saja memang saya agak rentan soal asam urat. Jadi kalau ada emping saya cukup makan satu," ungkap Bondan yang masih produktif menulis ini.

Jadi menurut Bondan, dengan mengendalikan apa yang dimakan dan tetap berolahraga orang-orang yang seumuran dia tidak perlu takut makan enak termasuk fast food.

"Saya juga tidak anti fast food, hanya saja saya menghindarinya," kata Bondan yang setelah malang melintang di dunia jurnalis kini punya kedai kopi 'Kopitiam Oey'.

Cara Makan Buah yang Benar

img
Ilustrasi (Foto: changetovegan)
Jakarta, Buah-buahan sudah dipercaya sebagai makanan yang kaya serat dan berbagai macam vitamin. Tapi sayangnya masih banyak orang yang belum mengetahui bagaimana cara mengonsumsi buah yang baik dan benar, agar asupan nutrisi dalam buah dapat optimal.

Banyak sekali manfaat yang diperoleh dengan mengonsumsi buah secara teratur. Buah kaya akan serat, vitamin, mineral dan yang terpenting adalah zat warna buah (phytochemicals) sebagai antioksidan.

Berapa asupan buah minimal per hari?

"Orang sebaiknya makan buah minimal 10 porsi, 10 jenis dan 10 warna per hari," ujar Dr Samuel Oetoro, SpG.K., ahli gizi klinik FKUI-RSCM, dalam acara konferensi pers Hari Buah Sedunia di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (1/7/2010).

Dr Samuel mengungkapkan, memang agak sulit untuk mengonsumsi sebanyak 10 porsi dengan jenis dan warna berbeda, tapi untuk pemula bisa dimulai dengan 3 porsi, 3 jenis dan 3 warna per hari.

Porsi buah yang dimaksudkan bergantung pada jenis dan besar buah. Buah ukuran kecil seperti anggur, stroberi, blueberry 1 porsi sama dengan 5 buah, ukuran sedang seperti apel, jeruk, pir, pisang 1 porsi sama dengan 1 buah, dan buah ukuran besar seperti semangga dan melon 1 porsi adalah 1 slice dengan potongan sedang.

Bagaimana cara mencuci buah yang benar?

"Mencuci buah yang benar adalah dengan air hangat," jelas dokter yang juga berpraktik di Semanggi Spesialist Clinic.

Untuk buah yang dilapisi lilin, cara mencuci adalah sebagai berikut:
  1. Cuci pakai air hangat
  2. Kerik lapisan lilin dengan menggunakan pisau
  3. Cuci lagi pakai air hangat
  4. Keringkan

Bagaimana cara makan buah yang benar?

Untuk orang yang normal, sebaiknya makan buah dengan cara langsung atau dikunyah. Tapi untuk orang yang kesulitan mengunyah, maka buah dapat di-blander tanpa menggunakan gula.

Perlu diketahui bahwa mem-blander tidak sama dengan men-juice, karena juice hanya sari buah yang tidak mengandung serat setelah ampasnya disaring. Tapi bagi orang yang kesulitan menelan, maka buah dapat dibuat lebih cair dengan di-juice.

Dr Samuel juga menuturkan, bila buah-buahan mempunyai kulit dan biji yang tipis dan kecil, maka sebaiknya kulit dan biji tersebut dimakan, seperti contohnya kulit apel, biji anggur, biji pepaya, kulit dan biji semangka. Menurut Dr Sam, kulit dan biji buah justru kaya akan antioksidan dan vitamin E.

Kapan waktu makan yang benar?

"Sistem pencernaan kita sudah diciptakan dengan sempurna. Maka makan buah dapat kapan saja, baik sebelum atau sesudah makan," tambah Dr Samuel.

Tapi untuk orang dengan penyakit tertentu seperti radang lambung atau maag, sebaiknya makan buah sesudah makan. Dan sebaliknya, untuk orang yang ingin menurunkan berat badan, makan buah sebaiknya dilakukan sebelum makan, agar perut cepat merasa kenyang.

7 Cara Alami Meningkatkan Testosteron

img
(Foto: perfectshape)
Jakarta, Selama ini perawatan yang dilakukan untuk mengatasi kekurangan hormon testosteron adalah melalui terapi hormon. Padahal hormon ini juga bisa ditingkatkan dengan cara-cara yang alami.

Testosteron adalah salah satu hormon yang banyak terdapat di dalam tubuh laki-laki. Serta merupakan hormon dasar yang diperlukan untuk meningkatkan massa dan stamina otot.

Untuk bisa meningkatkan hormon testosteron secara alami harus melalui beberapa proses dengan tujuan menjaga kebugaran. Seperti dikutip dari eHow, Sabtu (10/7/2010), ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu:

Belajarlah untuk makan 6 kali sehari
Selama ini orang makan 3 kali sehari dengan porsi besar, tapi cobalah untuk makan sebanyak 6 kali dalam sehari dengan jarak 2-3 jam dengan porsi yang lebih kecil. Dengan melakukan ini secara alami tubuh akan mengatur proses hormonal serta metabolismenya untuk menghindari kondisi yang fluktuatif.

Konsumsi lemak
Zat gizi yang paling penting untuk dikonsumsi dalam meningkatkan testosteron adalah lemak. Lemak berpengaruh terhadap setiap proses hormonal di dalam tubuh. Lemak yang menjadi kunci disini adalah lemak sehat jenuh. Asam lemak esensial yang bisa dijadikan sumber untuk meningkatkan kadar testosteron adalah kacang, alpukat, ikan, minyak zaitun dan canola.

Meningkatkan konsumsi sayuran
Beberapa sayuran seperti brokoli, kembang kol, lobak, kubis atau kol, telah terbukti bisa mengurangi kadar estrogen sehingga hormon testosteron jadi meningkat.

Tidur minimal 8 jam sehari
Tubuh membutuhkan jumlah tidur yang tepat dan cukup untuk menghindari stres. Kurangnya tidur berkontribusi terhadap produksi kortisol, kondisi ini memicu berkurangnya produksi testosteron di dalam tubuh. Selain itu sebaiknya diikuti dengan mengurangi tingkat stres di rumah dan juga di kantor.

Berolahraga secara teratur
Dengan melakukan latihan secara teratur akan menurunkan kadar stres dari otot-otot sehingga memaksa tubuh untuk meningkatkan produksi testosteron.

Membatasi konsumsi alkohol
Alkohol memiliki efek yang dramatis terhadap produksi testosteron, sehingga tak ada salahnya untuk mengurangi konsumsinya. Lebih baik hanya mengonsumsi 1-2 kali dalam seminggu.

Meningkatkan kehidupan seks
Rangsangan seksual membuat tubuh meningkatkan produksi oksitosin, endorphin dan juga hormon testosteron. Karena itu setidaknya melakukan hubungan seks seminggu sekali untuk mempertahankan tingkat testosteronnya. Testosteron akan menurun jika seseorang tidak melakukan hubungan seks lebih dari seminggu.

Membaca di Cahaya Redup Tidak Merusak Mata

img
(Foto: howstuffworks)
Jakarta, Selama ini masyarakat mengetahui bahwa membaca di tempat yang bercahaya remang bisa merusak mata. Namun yang sebenarnya terjadi adalah tidak merusak mata, namun mata mengalami ketegangan.

Kondisi ini biasanya seringkali dilakukan anak-anak sebelum menjelang waktu tidur. Dengan hanya ditemani cahaya redup atau remang dikamarnya, anak-anak membaca buku cerita, komik atau buku lainnya.

Seperti dikutip dari Howstuffworks, Sabtu (10/7/2010) sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Medical Journaldiungkapkan bahwa membaca di bawah cahaya rendah tidak merusak mata, tapi menyebabkan ketegangan mata. Karena ketika seseorang membaca atau berjalan di cahaya redup, maka mata akan menyesuaikan dengan beberapa cara.

Pertama, retina mata akan mulai memproduksi zat kimia yang lebih sensitif terhadap cahaya, bahkan zat kimia ini dapat mendeteksi cahaya yang dikonversikan ke sinyal listrik serta mengirimkan sinyal ke otak.

Kedua, iris otot menjadi rileks sehingga menyebabkan pembukaan mata. Hal ini memungkinkan mata untuk mengumpulkan cahaya sebanyak mungkin, sehingga sel-sel saraf retina bisa beradaptasi dengan cahaya rendah agar retina mata bisa bekerja pada cahaya rendah.

Saat membaca di tempat dengan cahaya redup, fokus akan menjadi lebih sulit, hal ini yang membuat mata harus bekerja keras untuk bisa memisahkan kata dan mata menjadi lebih tegang.

Jika mata bekerja keras untuk waktu yang panjang, maka mata akan menjadi lelah meskipun banyak otot yang digunakan. Kondisi ini dapat mengakibatkan beberapa efek fisik seperti mata sakit, gatal, sakit kepala, nyeri punggung dan leher serta penglihatan berkurang. Selain itu terkadang seseorang jarang berkedip karena terlalu fokus pada satu objek, sehingga kemungkinan bisa mengalami mata kering dan rasa tidak nyaman.

Apabila kondisi ini berlangsung terus menerus, maka ketegangan mata akan semakin meningkat. Jika gejala yang dialami tidak berkurang, maka kemungkinan orang tersebut memiliki masalah mendasar seperti mata rabun jauh.

Sebagian besar beranggapan bahwa membaca di cahaya redup menyebabkan kerusakan permanen, kemungkinan karena seseorang sudah memiliki masalah mendasar mengenai rabun jauh dan ditambah dengan terjadinya ketegangan mata.

Karena itu sebaiknya membaca dengan menggunakan cahaya yang baik, yaitu cahaya yang tidak terlau redup tapi juga tidak terlalu silau sehingga mata tidak mengalami ketegangan. Selain itu usahakan untuk sering berkedip jika terlalu fokus pada suatu objek dan lihatlah ke luar jendela setiap 15-30 menit.

Pasar Pemain Spanyol Lesu

Striker Barcelona, Zlatan Ibrahimovic.

MADRID, KOMPAS.com - Konsultan transfer Real Madrid, Ernesto Bronzetti, mengungkapkan, kemampuan finansial klub-klub Spanyol sedang lesu. Ini membuat klub-klub berhati-hati bergerak di bursa transfer, baik dalam soal menjual dan membeli pemain.


Akhir musim 2008-2009, Spanyol menjadi pusat kemeriahan bursa transfer. Sementara Madrid menghamburkan uang tak kurang dari Rp 3,5 triliun untuk membeli sejumlah pemain top, misalnya, Ricardo Kaka, Cristiano Ronaldo, Barcelona mengeluarkan uang senilai Rp 1,3 triliun dalam bentuk tunai dan Samuel Eto'o untuk mendatangkan Zlatan Ibrahimovic.

Sayangnya, para bintang tak bersinar segemerlap yang diharapkan. Baik Kaka maupun Ibra kesulitan beradaptasi dan banyak diganggu cedera. Ujung-ujungnya, sementara Madrid mengakhiri musim dengan tangan hampa, Barcelona cuma mempertahankan satu dari tiga trofi yang diraih di musim sebelumnya.

Begitu musim 2009-2010 berakhir, media-media Spanyol memberitakan, Madrid dan Barcelona berniat melepas Kaka dan Ibra. Masalahnya, krisis ekonomi dalam dan luar negeri membuat mereka kesulitan menjual keduanya.

Ketimbang rugi, kedua klub memilih terus membayar mahal keduanya sambil berharap performa mereka membaik di musim kedua. Selain itu, menurut Bronzetti, klub tak akan ada lagi klub yang membel pemain dengan harga gila-gilaan.

"Kaka akan tetap di Real. Ibrahimovic? Ia akan tetap berada di tempatnya sekarang. Saya tak tahu apakah ia akan hengkang. Saya bicara dengan (Presiden Barcelona) Sandro Rosell dan ia yakin (Ibrahiovic) akan tetap di Barcelona," ungkap Bronzetti.

"(Bek Juventus, Giorgio) Chiellini ke Real? Tidak. Tentunya tidak. Saya berpikir pada akhirnya, bek tengah FC Porti, Bruno Alves, yang akan datang. Bursa Spanyol sedang lesu. Real akan bergerak dengan hati-hati, tak seperti tahun lalu," paparnya.

Sementara itu, media-media Spanyol dan Inggris masih meyakini, Ibrahimovic akan tetap dijual dan Manchester City adalah calon pembeli potensial. Keyakinan ini berangkat dari fakta bahwa Barcelona mengalami krisis dan kesulitan menggaji pemain.

Apa Penyebab Stres Nomor Satu?

Jakarta, Coba ingat-ingat lagi, hal apa yang membuat Anda merasa sangat stres menjalani hidup? Sebuah poling internasional pun dilakukan oleh para peneliti untuk mengetahui
faktor apa yang paling membuat manusia di seluruh belahan dunia merasa sangat stres.

Sebanyak 150 partisipan dari 16 negara di dunia diminta untuk memilih diantara 3 faktor yang paling membuat mereka stres, yaitu uang, keluarga atau kesehatan. Dan ternyata, faktor pertama yang menempati urutan teratas penyebab stres adalah uang.

Partisipan yang mewakili sebagian besar warga di dunia sepakat, uang memang alasan nomor satu sumber stres. Mereka mengaku, dibanding masalah keluarga atau kesehatan, uang jauh lebih besar menyebabkan stres. Hasil poling menunjukkan, bahwa partisipan lebih khawatir dan stres ketika memiliki masalah keuangan.

Hasil poling yang dikutip dari Glamour, Minggu (1/11/2009) pun menyebutkan negara-negara yang merasa stres karena uang dan juga yang tidak. Menurut poling, negara yang merasa paling stres karena uang adalah Malaysia (58%), diikuti China dan Singapura (55%) sedangkan di urutan ketiga ada Amerika (48%).

Sementara itu, negara yang sedikit mengkhawatirkan dan tidak dibikin stres oleh uang adalah Rusia (15%), Perancis (18%) dan Italia (19%). Ketiga negara tersebut lebih stres ketika masalah keluarga dan kesehatan muncul daripada soal uang.

Uang ternyata menjadi hal yang sangat ditakutkan setiap orang. Uang memang tidak bisa lepas dari kehidupan. Bahkan ada pepatah yang mengatakan uang bukanlah
segalanya tapi dengan uang segalanya akan lebih mudah. Uang mempengaruhi hampir semua faktor kehidupan, termasuk kesehatan fisik, mental dan juga masalah keluarga.

"Jika sedang sakit, butuh uang untuk berobat ke dokter. Untuk makan makanan bergizi dan enak pun dibutuhkan uang. Dan untuk jalan-jalan dengan keluarga, uang juga harus ada. Jadi semua hal memang berkaitan dengan uang," ujar Kathleen Fifield, seorang partisipan yang mengikuti poling tersebut.

Meskipun hasil poling mengatakan bahwa uang adalah penyebab stres nomor satu, tapi bukan berarti tidak bisa diatasi.. Bersyukur dengan apa yang sudah dimiliki dan terus berusaha jalani hidup dengan tekun dan sabar adalah kunci mengatasi segala jenis stres.

Jabat Tangan yang Positif Ada Rumusnya

img
Ilustrasi (foto: getty images)
Manchester, Berjabat tangan dapat mengungkap aspek kepribadian yang memberikan kesan tertentu bagi orang yang melakukannya. Agar efeknya positif, maka beberapa hal harus diperhatikan termasuk temperatur dan kelembaban pada telapak tangan.

Efek psikologis tersebut terungkap dari cara seseorang melakukan jabat tangan. Misalnya genggaman yang terlalu lemah memberi kesan tidak nyaman, sementara genggaman yang terlalu cepat akan memberi kesan arogan.

Penelitian di University of Manchester menemukan 20 persen orang tidak menyukai tradisi berjabat tangan. Beberapa alasan yang paling banyak disampaikan adalah telapak tangannya berkeringat, bersalaman dengan terlalu kuat maupun tidak bersemangat, serta tidak ada kontak mata.

Untuk itu seorang profesor psikologi, Geoffrey Beattie merumuskan kondisi ideal untuk berjabat tangan agar dapat memberi kesan menyenangkan. Dikutip dari Foxnews, Senin (19/7/2010), rumus tersebut adalah sebagai berikut: "PH = √ (e2 + ve2)(d2) + (cg + dr)2 + phi((4(s)2)(4(p)2))2 + (vi + t + te)2 + ((4(c)2 )(4(du)2))2"

keterangan:
(e) kontak mata (1 = tidak ada; 5 = tatapan langsung) nilai yang disarankan 5;
(ve) salam verbal (1 = salam yang sesuai; 5 = salam yang tidak sesuai) nilai yang disarankan 5;
(d) senyum Duchenne - senyum di mata dan mulut, dipadukan dengan simetri kedua sisi wajah (1 = tidak sempurna); 5 = sempurna) nilai yang disarankan 5;
(cg) luas area genggaman genggaman (1 = sedikit; 5 = penuh) nilai yang disarankan 5;
(dr) kelembaban telapak tangan (1 = basah; 5 = kering) nilai yang disarankan 4;
(s) kekuatan genggaman (1 = lemah; 5 = kuat) nilai yang disarankan 3;
(p) posisi tangan (1 = lebih dekat ke tubuh sendiri; 5 = lebih dekat ke tubuh lawan) nilai yang disarankan 3;
(vi) hentakan tangan (1 = terlalu kuat/terlalu lemah; 5 = sedang) nilai yang disarankan 3;
(t) temperatur telapak tangan (1 = terlalu dingin/terlalu panas; 5 = sedang) nilai yang disarankan 3;
(te) tekstur tangan (5 = sedang; 1 = terlalu kasar/terlalu lembut) nilai yang disarankan 3;
(c) kontrol (1 = rendah; 5 = tinggi) nilai yang disarankan 3;
(du) durasi (1 = terlalu cepat; 5 = terlalu lama) nilai yang disarankan 3.

Apabila seluruh kondisi ideal dimasukkan ke dalam rumus tersebut, maka nilai yang diperoleh adalah 70,77 yang merupakan nilai sempurna untuk berjabat tangan. Jika nilainya di bawah atau di atas, seorang tidak akan menemukan kondisi salaman yang ideal.

Secara sederhana, rumus tersebut ingin menganjurkan beberapa hal saat berjabat tangan yaitu:
  1. Menggunakan tangan kanan
  2. Genggaman penuh dengan kekuatan sedang
  3. Hentakan dengan kekuatan sedang kurang lebih 3 kali
  4. Telapak tangan yang sejuk atau kering
  5. Tahan selama kurang lebih 2-3 detik
  6. Diikuti dengan kontak mata serta ucapan salam yang sesuai.