Tampilkan postingan dengan label spanyol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label spanyol. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Juli 2010

Iniesta Bawa Spanyol Juara


Johannesburg - Bukan David Villa yang menjadi bintang bagi Spanyol. Dia adalah Andres Iniesta yang mencetak gol kemenangan bagi Tim Matador atas Belanda di laga final Piala Dunia 2010.

Pada laga di Soccer City, Johannesburg, Senin (12/7/2010) dinihari WIB, Iniesta berhasil merobek gawang Belanda saat perpanjangan waktu kedua. Gol pemain Barcelona ini pun memastikan Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2010.

Jalannya Pertandingan

Spanyol mendominasi di awal pertandingan namun pemain belakang Belanda dapat mengatasinya. Ancaman berbahaya Spanyol lahir dari sebuah tendangan bebas Xavi Hernandez dan disundul Ramos namun dapat diblok Maarten Stekelenburg.

Belanda juga sempat punya peluang di menit ke-7, tapi tendangan Dirk Kuyt masih terlalu lemah sehingga dengan mudah bola diamankan Iker Casillas. Spanyol di kembali menekan namun usaha Ramos dan David Villa belum membuahkan gol.

Di menit ke-17, sebuah tekanan datang dari Belanda lewat tendangan bebas Wesley Sneijder namun Casillas dapat menangkap bola dengan baik. Pertandingan ini berlangsung cukup keras hingga menit ke-29 sudah lima kartu kuning keluar.

Kedua tim masih terus mencoba membangun serangan namun bola masih lebih banyak dikuasai Spanyol. Sedangkan sebuah peluang Spanyol lewat tendengan Pedro masih melebar di samping gawang Stekelenburg.

Di akhir babak pertama, Belanda mengancam lewat tendangan Robben namun masih dapat diblok oleh Casillas. Namun tetap tidak ada gol yang tercipta dari Belanda dan skor masih tetap 0-0 hingga turun minum.

Sementara di babak kedua, Belanda dan Spanyol mencoba menekan. Meski demikian serangan-serangn dari kedua tim tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pemain kedua tim sehingga tidak membuahkan hasil.

Pada menit ke-52 sebuah sudah Robben lewat tendangannnya dari luar kotak penalti masih dapat diamankan Casillas. Sedangkan usaha Spanyol lewat tendangan bebas Xavi dari jarak 27 meter masih melenceng dari sasaran.

Pada menit ke-61, sebuah peluang emas dimiliki Belanda. Robben yang sudah berhadapan dengan Casillas, gagal memanfaatkan kesempatan itu sontekannya dapat di blok kaki kiper Spanyol itu dan bola berada di samping gawang.

Namun setelah itu Spanyol beberapa kali melakukan serangan berbahaya. Di mniet ke-68, tendangan dari Jesus Navas gagal dihalau oleh Heitinga. Villa mendapatkan bola dan menendangannya ke arah gawang namun masih dapat dihalau Heitinga.

Spanyol masih terus menghadirkan ancaman setelah tendangan Villa masih dapat diblok Gregory van der Wiel. Sedangkan sundulan Ramos dari hasil sepak pojkk masih berada tipis di atas gawang Belanda.

Pada mniet ke-82, Casillas kembali melakukan penyelamatan dengan mengambil bola dari Robben. Namun hingga akhir babak kedua tetap tidak ada gol tercipta dan kedua tim ini akan melanjutkan laga lewat perpanjangan waktu.

Di perpanjangan waktu 1x15 menit pertama, Spanyol memberikan ancamannya lewat Cecs Fabregas setelah berhadapan dengan Stekelenburg. Sayang sontekannya masih dapat diblok kaki kiper Belanda itu.

Di menit ke-100, Spanyol kembali menyerang lewat Jesus Navas. Tendangan kaki kanannya dari dalam kotak penalti melebar setelah mengenai Van Bronckhorst. Begitu juga dengan usaha Fabregas yang juga masih melebar.

Sementara di 2x15 menit pertahanan Belanda semakin kurang setelah Heitinga dikeluarkan karena mendapat kartu kuning kedua. Ia dianggap telah melakukan pelanggaran kepada Iniesta yang membawa bola mendekati kotak penalti.

Namun, Iniesta akhirnya memastikan kemenangan bagi Spanyol lewat golnya di menit ke-116. Ia yang berada onside, dan Fabregas memberikan operan kepadanya. Satu sontekan kaki kanannya kemudian membuat jala Stekelenburg koyak.

Susunan Pemain:
����������
Belanda: 1-Maarten Stekelenburg; 2-Gregory van der Wiel, 3-John Heitinga, 4-Joris Mathijsen, 5-Giovanni van Bronckhorst (15-Edson Braafheid 105); 7-Dirk Kuyt (17-Eljero Elia 71), 6-Mark van Bommel, 10-Wesley Sneijder, 8-Nigel de Jong (23-Rafael van der Vaart 99), 11-Arjen Robben; 9-Robin van Persie.

Spanyol: 1-Iker Casillas; 15-Sergio Ramos, 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol, 11-Joan Capdevila; 14-Xabi Alonso (10-Cesc Fabregas 87), 8-Xavi, 6-Andres Iniesta, 16-Sergio Busquets; 18-Pedro (22-Jesus Navas 60), 7-David Villa (9-Fernando Torres 106). (key/roz)

Sabtu, 10 Juli 2010

Del Bosque: Berbahayanya Belanda


Potchefstroom - Bert van Marwijk memuji Spanyol sebagai sebuah tim yang aktraktif. Kini giliran Vicente Del Bosque yang melontarkan penilaiannya bahwa 'Singa Oranye' adalah tim yang berbahaya layaknya 'Matador'.

Meski minim gol namun permainan Spanyol yang memainkan bola dari kaki ke kaki dan mengutamakan possesion football dinilai banyak pihak sebagai wujud keindahan di tengah menjamurnya sepakbola pragmatis saat ini.

Hal yang mana diakui langsung oleh Van Marwijk yang timnya akan melawan Spanyol pada partai final di Soccer City Stadium, Senin (12/7) dinihari WIB.

"Kami bermain bagus, Spanyol juga. Tapi mereka lebih atraktif dan itu yang juga ingin kami capai," aku Van Marwijk.

Sekarang giliran Del Bosque yang mengeluarkan statement-nya soal Belanda yang dilihatnya punya potensi membahayakan dengan para pemain bintang yang dipunyai.

Wajar jika Del Bosque berkata demikian karena formasi yang dipakai kedua tim pun sama yaitu 4-2-3-1 dengan menempatkan dua gelandang bertahan di depan pertahanan dan memakai satu striker.

Sayap-sayap cepat dan kuat pada diri Arjen Robben dan Dirk Kuyt serta playmaker kelas satu yaitu Wesley Sneijder. Robin van Persie pun sama berbahayanya meski belum menemukan ketajaman di depan gawang.

"Mereka bermain hampir mirip dengan kami, pemain dengan kemampuan tehnik hebat di lapangan tengan," nilai Del Bosque di ESPN.

"Pemain dengan kualitas hebat dan sangat cepat yang tidak berimprovisasi banyak seperti kami, namun dapat memainkan bola langsung dan berbahaya. Benar-benar tim yang sangat berbahaya," tutup pelatih 59 tahun itu.

"Aku kira mereka tidak bermain defensif. Mereka punya pemain cepat dan seperti kami mereka akan tetap percaya pada gaya bermainnya," timpal kapten tim Iker Casillas.

'Singa Oranye' Unggul Tipis Atas 'Matador'


Final Piala Dunia akan mempertemukan Belanda dan Spanyol yang punya gaya permainan hampir sama. Dari delapan pertemuan sebelumnya 'Singa Oranye' memimpin dengan satu kemenangan lebih banyak dari 'Matador'.

Laga pada Senin (12/7) dinihari WIB nanti adalah pertemuan pertama kedua tim di ajang Piala Dunia. Yang bikin makin serba pertama dari partai ini adalah Eropa untuk pertama kalinya bisa juara di luar Eropa dan salah satu dari dua tim ini akan merebut trofi Piala Dunia pertamanya.

Pertemuan kedua tim dimulai pada tahun 1957 saat Spanyol menang 5-1 di Madrid. 16 tahun kemudian Belanda menang 3-2 pada pertemuan keduanya di Amsterdam.

Selanjutnya pada kurun waktu era 80-an Spanyol dan Belanda bertemu empat kali yang mana Spanyol menang dua kali dan Belanda sekali. Sisanya berakhir imbang.

Tiga belas tahun berlalu keduanya kembali bertemu pada laga friendly di Sevilla yang akhirnya dimenangi Belanda dengan skor 2-1. Dan dua tahun setelahnya Belanda menang 1-0.

Jadi total dari delapan pertemuan, Belanda menang empat kali dan Spanyol tiga. Sebagai catatan partai ini sangat krusial bagi kedua tim mengingat potensi mereka untuk mencetak sejarah.

Jika De Oranje menang maka akan jadi tim kedua setelah Brasil 1970 yang mampu memenangi seluruh laga dari kualifikasi hingga partai final. Sementara La Furia Roja akan jadi tim yang pertama juara setelah menelan kekalahan di partai perdananya.

Kedua pemain dari dua kubu yaitu Wesley Sneijder dan David Villa memuncaki daftar topskorer dengan lima gol.

Kini seperti apa hasil pertemuan ke-9 antara Belanda (peringkat 4 FIFA) dengan Spanyol (peringkat 2 FIFA) itu? Kita saksikan saja setelah peluit panjang wasit di Soccer City Stadium ditiupkan.

Data & Fakta

Stadion: Soccer City
Kapasitas: 88.000
Wasit: Howard Webb

Perkiraan Susunan pemain

Belanda: Maarten Stekelenburg, Gregory van der Wiel, John Heitinga, Joris Mathijsen, Giovanni van Bronckhorst, Dirk Kuyt, Mark van Bommel, Nigel De

Jong, Arjen Robben, Wesley Sneijder, Robin van Persie.

Spanyol: Iker Casillas, Sergio Ramos, Gerard Pique, Carles Puyol, Joan Capdevilla, Sergio Busquets, Xavi, Xabi Alonso, Andres Iniesta, Fernando Torres, David Villa.

Jumat, 09 Juli 2010

Paul Si Gurita Prediksi Spanyol Juara



RAMALAN Paul si Gurita sempat membuat publik Jerman kesal karena ramalannya yang menyatakan Jerman bakal kalah dari Spanyol di babak semifinal benar. Gurita ini kemudian dituding sebagai biang kerok kegagalan Der Panzer di ajang Piala Dunia Afrika Selatan 2010.

Publik Jerman kemudian ramai-ramai mengancam makhluk laut bertentakel itu. Saking kesalnya, mereka kemudian ingin membunuh Paul dan berkeinginan agar ia di goreng saja untuk dimakan agar tidak mendatangkan sial lagi.
Beruntungnya hal itu tak terjadi. Paul si Gurita masih tetap hidup di akuarium Sea Life, Kota Oberhausen, Jerman. Hewan ini pun kembali diminta untuk meramal tim mana yang bakal keluar sebagai juara dunia di pertandingan final nanti antara Spanyol versus Belanda.
Walaupun sempat dikabarkan tidak akan memilih pertandingan final karena memang tidak melibatkan Jerman, Paul akhirnya diminta membuat pilihan: Spanyol atau Belanda. Namun akhirnya si gurita bersedia.
Dalam waktu cepat "si gurita peramal" memilih Spanyol sebagai tim yang akan menjadi juara, mengalahkan Belanda.Proses ramalan itu disiarkan langsung oleh stasiun televisi Jerman dari akuarium di Sea Life.
Paul memilih Spanyol sekitar tiga menit. Padahal untuk beberapa pertandingan dia memerlukan waktu berpikir sampai 70 menit. "Sangat cepat. Tampak jelas bahwa kemenangan adalah untuk Spanyol," ungkap juru bicara rumah Paul.
Selain Spanyol, Paul juga memprediksi pemenang pertandingan peringkat ketiga. Untuk partai Jerman versus Uruguay, dia memilih sang majikan, Jerman. Paul menjadi primadona Piala Dunia belakangan ini setelah semua tebakannya untuk pertandingan Jerman benar.
Bursa Taruhan
Selain didukung oleh ramalan Paul Spanyol juga diunggulkan bakal menang atas Belanda versi bursa taruhan. Bursa taruhan lebih mengunggulkan tim Matador yang akan menjadi juara baru daripada Belanda.
Meskipun baru sekali menginjakkan kaki di final, namun kemenangan Spanyol dari Der Panzer tampaknya telah mendongkrak kredibilitas Spanyol. Iker Casillas cs pun lebih diunggulkan dalam bursa taruhan di final.
Bandar taruhan yang bermarkas di Inggris, William Hill menunggulkan Spanyol dengan koefesien 11/10. Sedangkan Belanda dengan koefesien 13/5. Begitu juga Ladbrokes juga megnunggulkan Spanyol dengan koefesien 11/10 dan Belanda 5/2.
Sementara rumah taruhan yang bermarkas di Austria, Bwin juga tidak ragu mengunggulkan Spanyol dengan koefesien 2.00 dan Belanda 3,65. Meski Spanyol diunggulkan oleh Paul dan bursa namun hasil bisa berkata lain di lapangan.
Sebagai catatan saja, ramalan Paul sempat meleset saat Jerman berhadapan dengan Spanyol di partai final Euro 2008 lalu. Saat itu Paul meramalkan Jerman yang akan keluar sebagai juara namun hasil akhir pertandingan menyatakan hal berbeda dengan kelurnya Spanyol sebagai juara Euro 2008.
Pemain Muda Terbaik
Selain diramaikan dengan ramalan tim mana yang bakal keluar sebagai juara dunia baru di Afrika Selatan nanti, suasan jelang laga final juga diramaikan dengan prediksi-prediksi pemain mana yang bakal mendapat penghargaan The Best Player Piala Dunia 2010.
Pengerucutan untuk pemilihan pemain terbaik memang belum ada, namun FIFA sudah mengerucutkan tiga nama pemain untuk kategori pemain muda terbaik.
Dialah gelandang Jerman 20 tahun, Thomas Mueller, striker Meksiko 21 tahun, Giovanni Dos Santos, dan Andre Ayew, gelandang 20 tahun milik timnas Ghana.
Sementara kandidat peraih sepatu emas yang diperuntukkan bagi pencetak gol terbanyak masih bisa diperdebatkan. David Villa dan Wesley Sneijder masih menempati urutan teratas top skorer dengan lima gol.
Perolehan tersebut diikuti Thomas Mueller, Miroslav Klose, dan Diego Forlan yang mengoleksi empat gol. Kelima penyerang subur di Piala Dunia 2010 ini masih memiliki kesempatan menambah golnya melalui laga terakhir untuk laga final dan perebutan juara tiga.
Untuk calon peraih bola emas, Spanyol menempatkan tiga wakilnya, sementara Belanda memiliki dua wakil. Spanyol mendapat tiga pemain, yakni David Villa, Andres Iniesta, dan Xavi Hernandez. Sementara Belanda kebagian Arjen Robben dan Wesley Sneijder. Pesaing mereka antara lain Asamoah Gyan, Diego Forlan, Lionel Messi, Mezut Ozi dan Bastian Schweinsteiger. (tribunnews/cen/bud)

Rabu, 07 Juli 2010

Spanyol Di piala Dunia


Tampil sebagai juara Eropa dua tahun lalu, Spanyol menjadi salah satu unggulan dalam Piala Dunia tahun ini. La Furia Roja memang tak eksplosif, namun tetap efektif.

Materi skuad Spanyol tak banyak berubah sejak mereka memenangi Euro 2008. Gawang masih dijaga oleh 'Orang Suci' bernama Iker Casillas, di depannya masih ada Carles Puyol yang kali ini berduet dengan Gerard Pique. Lini tengah masih digalang oleh Xavi dan Andres Iniesta, serta ujung tombak masih mengandalkan kecepatan David Villa dan Fernando Torres.

Kehadiran mereka semua ditambah oleh beberapa pemain muda yang tampil bagus di La Liga dalam beberapa musim terakhir. Pique adalah salah satunya. Di samping itu, masih ada Fernando Llorente, Sergio Busquets, Pedro Rodriguez dan Juan Mata.

Yang berbeda adalah soal kematangan. Sejak menjadi juara di Austria-Swiss, Spanyol telah banyak belajar. Salah satunya adalah bagaimana menerima kekalahan di Piala Konfederasi 2009 dengan tersingkir di tangan Amerika Serikat. Padahal kala itu mereka juga mendapatkan status unggulan.

Casillas, sang kapten, menyebut bahwa kekalahan tersebut membuka mata Spanyol. Ia menyebut, kekuatan sepakbola dunia kini sudah relatif merata. Oleh karenanya ia tak mau lagi terlena pada status unggulan.

Alhasil, Spanyol pun tampil lebih menjejak tanah. Satu-satunya cela mereka adalah kalah pada laga pembuka melawan Swiss. Namun, kekalahan itu juga membuat skuad arahan Vicene del Bosque ini belajar. Selanjutnya, mereka berusaha untuk tak melakukan kesalahan sedikit pun dan hanya memikirkan kemenangan. Dan memang rentetan kemenangan yang akhirnya mereka dapat, meski tak pernah dengan skor besar.

Villa menjadi tumpuan tunggal dengan mencetak lima dari tujuh gol Spanyol. Sementara dua sisanya disumbangkan Iniesta dan Puyol. Catatan lainnya, tandem Villa, Torres, masih belum menunjukkan performa maksimal dan belum mencetak satu gol pun.

Toh demikian, keuletan Spanyol untuk mengejar kemenangan, meski hanya berujung pada kemenangan tipis, tetap patut diapresiasi. Buktinya, pada akhirnya mereka ke final juga.

Jalan ke Final

Spanyol vs Swiss: 0-1

Swiss menerapkan skema defensif dan serangan balik dalam pertandingan ini. Pelatih Swiss, Ottmar Hitzfeld, menyebut bahwa bermain terbuka melawan tim sekuat Spanyol sama saja dengan bunuh diri. 'Tim Matador' pun buntu lantaran selalu gagal membobol gawang Swiss dan akhirnya kebobolan lewat gol Gelson Fernandes.

Spanyol vs Honduras: 2-0

Beruntung bagi Spanyol, mereka "hanya" menghadapi Honduras di laga kedua yang di atas kertas bisa mereka taklukkan. Tak banyak kesulitan dialami oleh Casillas cs. dan dua gol dari Villa memberikan kemenangan untuk mereka. Villa sebenarnya bisa saja mencetak hat-trick, andai eksekusi penaltinya berhasil.

Spanyol vs Chile: 2-1

Chile bermain dengan mengandalkan tiga penyerangnya; Jean Beausejour, Jorge Valdivia dan Alexis Sanchez. Terbukti kecepatan ketiganya cukup membuat repot pertahanan Spanyol. Tapi Spanyol unggul lebih dulu lewat Villa di menit 24, sebelum Iniesta memperbesar kedudukan menjadi 2-0 di menit 37. Chile bermain dengan 10 orang setelah Marco Estrada dikartu merah, namun bisa melesakkan satu gol balasan lewat Rodrigo Millar.

Spanyol vs Portugal: 1-0

Pertandingan berjalan relatif imbang dan Spanyol harus menghadapi ketangguhan kiper Portugal, Eduardo. Sang penjaga gawang belum pernah kebobolan sebelum laga ini. Tapi akhirnya Villa kembali menjadi pahlawan lewat golnya di menit 63. Derita Portugal makin bertambah setelah Ricardo Costa dikartu merah pada menit 89 dan membuat mereka semakin sulit untuk mengejar gol penyama kedudukan.

Spanyol vs Paraguay: 1-0

Drama terjadi dalam laga ini kala wasit Carlos Batres membatalkan gol Nelson Valdez di babak pertama akibat berbau offside. Paraguay kembali mendapatkan peluang setelah Batres memberikan mereka penalti setelah Pique menarik Oscar Cardozo di kotak terlarang. Sial bagi Cardozo, ia gagal menjalankan tugasnya dengan baik--penaltinya digagalkan oleh Casillas.

Semenit kemudian, giliran Spanyol yang mendapatkan penalti. Xabi Alonso memang berhasil menaklukkan kiper Justo Villar, tapi penaltinya harus diulang. Pada kesempatan kedua, sepakan Xabi malah diblok Villar. Spanyol akhirnya menang setelah Villa mencetak gol pada menit 83.

Spanyol vs Jerman: 1-0

Villa menggambarkan laga melawan Jerman sebagai penampilan terbaik Spanyol sejauh ini. Mereka tampil dominan; memenangi penguasaan bola dan membuat lebih banyak tembakan ketimbang 'Tim Panser'. Jerman yang perkasa kala menghantam Inggris 4-1 dan melumat Argentina 4-0 pun tak muncul. Meski dominan, gol Spanyol lahir lewat situasi set piece, di mana eksekusi sepak pojok Xavi dilanjutkan dengan sundulan Puyol. La Furia Roja pun maju ke final untuk pertama kalinya.

klasemen World Cup


Grup A
Tim Laga Gol
Poin Ma M S K GM GK
Uruguay 7 3 2 1 0 4 0
Meksiko 4 3 1 1 1 3 2
Afrika Selatan 4 3 1 1 1 3 5
Prancis 1 3 0 1 2 1 4
Afrika Selatan - Meksiko 1-1 11/06/10 21:00 WIT
Uruguay - Prancis 0-0 12/06/10 01:30 WIT
Afrika Selatan - Uruguay 0-3 17/06/10 01:30 WIT
Prancis - Meksiko 0-2 18/06/10 01:30 WIT
Prancis - Afrika Selatan 1-2 22/06/10 21:00 WIT
Meksiko - Uruguay 0-1 22/06/10 21:00 WIT
Grup B
Tim Laga Gol
Poin Ma M S K GM GK
Argentina 9 3 3 0 0 7 1
Korea Selatan 4 3 1 1 1 5 6
Yunani 3 3 1 0 2 2 5
Nigeria 1 3 0 1 2 3 5
Korea Selatan - Yunani 2-0 12/06/10 18:30 WIT
Argentina - Nigeria 1-0 12/06/10 21:00 WIT
Argentina - Korea Selatan 4-1 17/06/10 18:30 WIT
Yunani - Nigeria 2-1 17/06/10 21:00 WIT
Yunani - Argentina 0-2 23/06/10 01:30 WIT
Nigeria - Korea Selatan 2-2 23/06/10 01:30 WIT

Grup C
Tim Laga Gol
Poin Ma M S K GM GK
Amerika Serikat 5 3 1 2 0 4 3
Inggris 5 3 1 2 0 2 1
Slovenia 4 3 1 1 1 3 3
Aljazair 1 3 0 1 2 0 2
Inggris - Amerika Serikat 1-1 13/06/10 01:30 WIT
Aljazair - Slovenia 0-1 13/06/10 18:30 WIT
Slovenia - Amerika Serikat 2-2 18/06/10 21:00 WIT
Inggris - Aljazair 0-0 19/06/10 01:30 WIT
Slovenia - Inggris 0-1 23/06/10 21:00 WIT
Amerika Serikat - Aljazair 1-0 23/06/10 21:00 WIT
Grup D
Tim Laga Gol
Poin Ma M S K GM GK
Jerman 6 3 2 0 1 5 1
Ghana 4 3 1 1 1 2 2
Australia 4 3 1 1 1 3 6
Serbia 3 3 1 0 2 2 3
Serbia - Ghana 0-1 13/06/10 21:00 WIT
Jerman - Australia 4-0 14/06/10 01:30 WIT
Jerman - Serbia 0-1 18/06/10 18:30 WIT
Ghana - Australia 1-1 19/06/10 21:00 WIT
Ghana - Jerman 0-1 24/06/10 01:30 WIT
Australia - Serbia 2-1 24/06/10 01:30 WIT

Grup E
Tim Laga Gol
Poin Ma M S K GM GK
Belanda 9 3 3 0 0 5 1
Jepang 6 3 2 0 1 4 2
Denmark 3 3 1 0 2 3 6
Kamerun 0 3 0 0 3 2 5
Belanda - Denmark 2-0 14/06/10 18:30 WIT
Jepang - Kamerun 1-0 14/06/10 21:00 WIT
Belanda - Jepang 1-0 19/06/10 18:30 WIT
Kamerun - Denmark 1-2 20/06/10 01:30 WIT
Kamerun - Belanda 1-2 25/06/10 01:30 WIT
Denmark - Jepang 1-3 25/06/10 01:30 WIT
Grup F
Tim Laga Gol
Poin Ma M S K GM GK
Paraguay 5 3 1 2 0 3 1
Slowakia 4 3 1 1 1 4 5
Selandia Baru 3 3 0 3 0 2 2
Italia 2 3 0 2 1 4 5
Italia - Paraguay 1-1 15/06/10 01:30 WIT
Selandia Baru - Slowakia 1-1 15/06/10 18:30 WIT
Slowakia - Paraguay 0-2 20/06/10 18:30 WIT
Italia - Selandia Baru 1-1 20/06/10 21:00 WIT
Paraguay - Selandia Baru 0-0 24/06/10 21:00 WIT
Slowakia - Italia 3-2 24/06/10 21:00 WIT

Grup G
Tim Laga Gol
Poin Ma M S K GM GK
Brasil 7 3 2 1 0 5 2
Portugal 5 3 1 2 0 7 0
Pantai Gading 4 3 1 1 1 4 3
Korea Utara 0 3 0 0 3 1 12
Pantai Gading - Portugal 0-0 15/06/10 21:00 WIT
Brasil - Korea Utara 2-1 16/06/10 01:30 WIT
Brasil - Pantai Gading 3-1 21/06/10 01:30 WIT
Portugal - Korea Utara 7-0 21/06/10 18:30 WIT
Portugal - Brasil 0-0 25/06/10 21:00 WIT
Korea Utara - Pantai Gading 0-3 25/06/10 21:00 WIT
Grup H
Tim Laga Gol
Poin Ma M S K GM GK
Spanyol 6 3 2 0 1 4 2
Cili 6 3 2 0 1 3 2
Swiss 4 3 1 1 1 1 1
Honduras 1 3 0 1 2 0 3
Honduras - Cili 0-1 16/06/10 18:30 WIT
Spanyol - Swiss 0-1 16/06/10 21:00 WIT
Cili - Swiss 1-0 21/06/10 21:00 WIT
Spanyol - Honduras 2-0 22/06/10 01:30 WIT
Swiss - Honduras 0-0 26/06/10 01:30 WIT
Cili - Spanyol 1-2 26/06/10 01:30 WIT

Iklan

Terlaris Dibahas
Daftar Pencetak Gol Piala Dunia 20101010Jadwal Televisi Tempat Ketiga & Final Piala Dunia 2010212Puluhan Pengurus PSSI Tetap Ke Afsel103PREDIKSI Semi-Final Versi GOAL.com Indonesia98SBY Mau Cari Pelatih Untuk Timnas75VIDEO: Jerman Atau Spanyol, Siapa Pemenangnya Menurut Paul Si Gurita?65» Selengkapnya
Jelajahi GOAL.com

Spanyol


Kerajaan Spanyol (bahasa Spanyol dan Galisia: Reino de España, Katalan: Regne d'Espanya, Basque: Espainiako Erresuma) adalah sebuah negara di Eropa barat daya yang, bersama Portugal, terdapat di Semenanjung Iberia. Batas darat Spanyol dengan Eropa adalah Pegunungan Pirenia dengan Perancis dan Andorra. Wilayahnya juga terdiri dari kota Ceuta dan Melilla di Afrika Utara, Kepulauan Canary di Samudra Atlantik, dan berbagai pulau di Laut Tengah.

Geografi

Wilayah Spanyol dibatasi oleh Portugal di barat, serta Gibraltar dan Maroko di selatan. Spanyol berbatasan dengan Perancis dan Andorra di timur laut melalui Pegunungan Pirenia. Batas lautnya adalah Samudra Atlantik di barat dan Teluk Biscay di utara serta Laut Tengah di timur, di mana Spanyol memiliki wilayah Kepulauan Balearik. Di selatan, terdapat Selat Gibraltar. Kota-kota di Spanyol dengan jumlah penduduk terbanyak ialah Madrid, Barcelona, Valencia, Sevilla, dan Málaga.
Lansekap Spanyol didominasi oleh dataran tinggi dan pegunungan, seperti Pirenia dan Sierra Nevada. Dari tempat-tempat tersebut, mengalirlah berbagai sungai.
Iklim Spanyol terbagi menjadi empat bagian:
Mediterania
Daerah dalam
Pesisir utara
Canary

Pembagian administratif


Spanyol dibagi menjadi 50 provinsi, dikelompokkan dalam 17 wilayah otonomi dan 2 kota otonom yang mempunyai otonomi yang luas.

Wilayah otonomi

Spanyol terdiri dari 17 wilayah otonomi (comunidades autónomas) dan dua kota otonom (ciudades autónomas; Ceuta dan Melilla).
Andalusia (atau Andalucía)
Aragon
Asturias
Kepulauan Baleares
País Vasco (atau Basque Country)
Kepulauan Canary (Islas Canarias)
Cantabria
Castile-La Mancha (Castilla-La Mancha)
Castile dan Leon
Katalonia
Extremadura
Galicia
La Rioja
Madrid
Murcia
Navarre
Valencia

Provinsi

Kerajaan Spanyol juga dibagi kepada 50 provinsi (provincias). Wilayah otonomi mengelompokkan beberapa provinsi (Extremadura, contohnya, terdiri dari dua provinsi: Cáceres dan Badajoz). Wilayah otonomi Asturias, Kepulauan Baleares, Cantabria, La Rioja, Navarre, Murcia, dan Madrid masing-masing terdiri dari satu provinsi. Secara tradisional, provinsi-provinsi tersebut dibagi lagi kepada wilayah bersejarah (comarcas).

Wilayah kedaulatan
Terdapat lima enklave (plazas de soberanía) di lepas pesisir Afrika: kota Ceuta dan Melilla diperintah sebagai kota-kota otonom, sebuah status yang berada di antara kota dan wilayah otonomi; kepulauan Islas Chafarinas, Peñón de Alhucemas, dan Peñón de Vélez de la Gomera berada di bawah pemerintahan langsung Spanyol.
Ceuta dan Melilla, meskipun bukan merupakan wilayah bersejarah secara resmi, juga mempunyai status istimewa.